Kerajinan Tangan Sapu Lidih Ibu ijuih kampung Mudiak Aia_Kawasan Mandeh

perawitan lidih kelapa

Pesona sungai nyalo, senin 22 januari 2018,. Salah satu pendapatan mata uang/penghasilan sehari –hari ibu ijuih warga kampung mudiak aia, pembuat kerajinan Sapi Lidih yang dijual dengan harga 10.000 persapu saja , bahan untuk merakit sapi lidih ini sangat sulit,  membutuhkan pelapah kelapa yang sudah masak, atau yang sudah jatuh dari batangnya. Kemudian untuk menghasikan lidihnya ibu ijuh harus bekerja keras untuk memisahkan lidihnya dari pelapah. Dan kemudian setelah itu di iris satu persatu, agar lidihnya terpisah dari daunnya. Lalu untuk bisa menjdi sapu lidih ibu ijuih harus mengiris lidihnya sebayak mungkin. Setelah lidih siap di iris ibu ijuh mencari sepotong kayu untuk tangkai sapunya, panjang kayu yang disediakan oleh ibu ijuih untuk sapu lidihnya sekitar 1 meter saja, kemudian kayu tersebut di satukan pada lidih yang sudah disiapkan tadi, sebelum disatukan, kayu tersebut harus kikis sehingga permukaan kayu menjadi licin, mulus dan tanpak unik sehingga ketika dipegang terasa nyaman dan mudah digunakan untuk menyapu halaman rumah dan sebagainya. Banyak warga yang sering membeli hasil Kerajinan Tangan Ibu ijuh ini, bahkan 2buah sapu lidih pehari, sapu lidih ibu ijuih ini laku dibeli oleh masyarakat lokal.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan